kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami
==============================

Cinta Dalam Pernikahan

Selasa, 01/03/2011 13:35 WIB | email | print

Oleh Silvani

Saat kau goreskan luka dan kecewa
biarlah
kutulis pada hamparan pasir
dan
luka dan kecewa itu sirna
ditelan ombak kecintaanku pada-Nya

Saat kau beri aku bahagia
izinkanlah
kuukir pada batu karang
dan bila
ombak kehidupan garang menerjang
karang itu
tetap kokoh
dalam naungan cinta-Nya

Dulu, ketika saya memutuskan untuk menikah, yang terbayang di benak saya adalah semua yang indah-indah. Betapa tidak, seumur hidup akan saya habiskan bersama orang yang saya cintai.

Berbunga-bungalah hati ini saat sang pujaan hati datang pada ayah bunda, bermaksud melamar, menjadikan saya sebagai istrinya. Dan hari pernikahan itupun tiba, sungguh hari terindah…

Bagaikan kisah dongeng “Cinderella”, hari itu sayalah si gadis jelita yang dinikahi sang pangeran tampan, akan diboyong menuju istananya and they lived happily ever after… begitulah akhir kisah dongeng “Cinderella”.

Bagaimana dengansaya? Setelah resmi menjadi pasangan suami istri, setelah melewati hari-hari bersamanya, ohh ternyata… tersadarlah saya, kalau saya dan suami sangat jauh berbeda.

Perbedaan itu bagaikan bumi dengan langit! Saya yang suka becerita, suami yang tidak suka mendengar cerita … Saya yang suka bertemu orang banyak, suami yang tidak suka keramaian… Saya yang sensitif, suami yang bicara ceplas-ceplos…

Hari demi hari berlalu, tahunpun berganti. Telah hampir sepuluh tahun kami kayuh biduk rumah tangga ini. Biduk rumah tangga yang penuh nuansa. Suka, tawa, bahagia, duka, dan lara ada di sana.

Batin ini kemudian bertanya… Setelah sepuluh tahun berlalu, masih adakah cinta tersisa? Kemana gerangan perginya getaran cinta itu? Yaa Allah… saya tak mau cinta itu hilang, jangan sampai cinta menjadi redup dan kemudian mati. Saya harus menghidupkan kembali cinta diantara kami…

Saya sadar, manusia tidak ada yang sempurna, begitu juga saya dengan segala ketidaksempurnaan saya. Sia-sia mencari pasangan yang sempurna, karena tak kan pernah ada, karena hanya Allahlah yang Maha Sempurna.

Setiap manusiapun unik dengan karakter yang dimilikinya. Ini membuktikan bahwa Allah Maha Kaya. Allah yang sanggup memberikan karakter yang berbeda-beda pada setiap hamba-Nya. Subhanallah…

Perbedaan yang ada bukanlah menjadi jarak yang memisahkan kami, melainkan untuk saling melengkapi. Seperti saling melengkapinya bumi dan langit.

Saya menikmati hidup berumah tangga dengan segala nuansanya. Berumah tangga adalah perjuangan. Saya harus pandai mengelola hati, saat hati ini luka dan kecewa, saya maafkan suami. Karena saya melihat kesungguhannya memperbaiki kesalahannya. Karena luka bagaikan beban berat di punggung kita.

Maukah saya berjalan dengan terus membawa beban berat di punggung? Dan tentang cinta… Cinta dalam rumah tangga ternyata lebih luas, bukanlah cinta sesaat yang menggetarkan… jauh lebih indah, lebih dewasa, berwujud rasa kasih sayang kepada pasangan kita.

Dan kutemukan kembali cinta itu, tak pernah hilang, semakin berkilauan…

Saat saya menatapnya, tertidur dalam lelahnya… Dialah lelaki yang telah bekerja keras untuk saya, rela bekerja siang malam, berpeluh keringat…Seumur hidupnya dihabiskan untuk bekerja.

Semua itu untuk saya! Menafkahi saya, menafkahi kedua anak kami. Satu tujuannya, membahagiakan kami. Dia teristimewa dipilihkan Allah untuk saya… Yaa Allah… segala puji dan syukur kupanjatkan kepada Engkau…

Duhai suamiku… Engkaulah Langit bagiku. Engkau senantiasa menaungiku, memberi kehangatan sang mentari, melindungi dengan awan putih nan lembut, mencurahkan air sejuk di kala dahaga, melukiskan semburat warna pelangi… Saat mentari tenggelam, kau beri aku rembulan dan taburan bintang, hanya untukku…

Duhai Suamiku… berpijaklah engkau kepadaku sebagai Bumimu, kan kuberi Engkau cinta, cinta yang tak mengenal lelah, untuk selamanya.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Q.S Ar Rum: 2)

Wallahu’alam bishshowaab.

Bangkok, 28 Februari 2011.

==============================
kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

About these ads

About sesungguhnya pacaran dan musik itu haram hukumnya ( www.jauhilahmusik.wordpress.com , www.pacaranituharam.wordpress.com )

pops_intansay@yahoo.co.id
This entry was posted in cerita eramuslim.com. Bookmark the permalink.

8 Responses to kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

  1. kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami
    ==============================

    Si Ranid dan Kebon Binatang
    Selasa, 01/03/2011 05:55 WIB | email | print

    Oleh Dinar Zul Akbar

    Sore itu Si Ranid kembali berpetualang ditemani dengan sepeda motor Jepang-nya (saja), Ranid kali ini berekspedisi ke kebun binatang Ragunan Jakarta. Pemuda biasa itu menghadiri undangan rihlah (jalan-jalan) dari rekan-rekan seperjuangannya pada masa SMA dahulu kala.

    Dengan membayar tiket yang hanya beberapa ribu, Ranid memasuki kebun binatang satu-satunya yang ada di Jakarta. Situasi kala itu sedang ramai dikarenakan bertepatan dengan hari libur nasional. Pemuda itu mengamati satu-per-satu satwa-satwa yang tersedia di Bon-Bin (Kebun Binatang) tersebut.

    “Ini kebon binatang?! mana binatang yang ditanem, koq malah dilepas gitu aja binatangnya? kalo kebon pisang kan pisang ditanem, kebon mangga, mangga yang ditanem. Kebon Binatang koq binatangnya gak ditanem ya?” gumam Ranid dalam hatinya yang penuh tanya.

    Pandangan Ranid langsung menuju ke salah satu satwa yakni monyet. Ranid kembali berkutat dengan pemikirannya. Binatang yang di dalam Al-Qur’an dikatakan sebagai kutukan kepada bangsa Yahudi yang membangkang dari perintah Allah SWT. Binatang yang satu ini sangatlah rakus, jika diberi makanan maka tangannya segera mengambil. Jika makanannya sudah penuh di tangan maka kakinya ikut memainkan peran. Bahkan ketika kaki dan tangannya telah terisi penuh makanan, maka mulutnya pun digunakan demi mendapatkan sebuah makanan.

    Ranid melanjutkan analisa berpikirnya. Di balik kejelekan prilaku monyet ternyata ada satu pelajaran dari monyet yang sering dilupakan oleh manusia. Kalau kita perhatikan kenapa anak monyet walaupun masih kecil dapat bergelayutan dari satu pohon ke pohon lain begitu lincahnya. Hal itu tidak lain dan tidak bukan bersumber dari makananannya, yakni pisang.

    Kandungan pisang sangat kaya akan kalium yang dapat memperkuat tulang. Setidaknya itu yang pernah didengarnya dari seorang dokter di sebuah seminar. Dan orang-orang tua terdahulu gemar memberikan anak-anaknya buah pisang. Itu sebabnya anak-anak balita zaman dahulu ketika berusia 9-12 bulan sudah lancar berjalan. Tidak seperti sekarang, balita-balita sekarang bahkan ketika berusia 1 tahun lebih masih sulit untuk berjalan. Dikarenakan orang-tua zaman sekarang gemar memberikan mereka (anak-anaknya) dengan makanan yang serba instan. Dari mulai bubur, makanan sereal, serta susu semua serba instan.

    Kembali Ranid berpikiran konspiratif. Pisang yang diyakini sebagai makanan monyet, faktanya disebutkan dalam Al-Qur’an. Dalam surat Al-Waqiah Allah SWT berfirman, “Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.” (QS. Al-Waqiah [56] : 27-33). Dan Allah juga berfirman bahwa Al-Qur’an dapat dijadikan syifa (obat penyakit lahir) dan rahmat (obat penyakit batin) bagi orang-orang mukmin. Jadi kalau ada orang yang memberikan anda pisang, jangan sekali-kali berpikir bahwa orang itu sedang menyamakan anda dengan seekor monyet. Tapi berpikirlah bahwa orang tersebut sedang mendoakan anda menjadi salah satu penduduk surgaNya Allah kelak. Ranid pun mengakhiri kesimpulannya.

    Setelah puas memandangi sang monyet. Ranid kembali mencari lokasi yang dijadikan tempat berkumpul teman-temannya. Pemuda yang tidak mempunyai sesuatu yang istimewa ini kembali menikmati pemandangannya ke arah satwa-satwa yang terdapat di Ragunan.

    Ranid kembali berpikir ketika melihat hewan-hewan lucu tersebut. Pria ini memang sering berpikir ketika ia melihat sesuatu hal yang ia rasa ‘aneh’. Dikarenakan hal itu pula ia sering dianggap aneh oleh teman-temannya dikarenakan sering memikirkan sesuatu yang mungkin dianggap tidak penting dan tidak perlu.

    Ranid merasa iba ketika melihat hewan-hewan tersebut. Dalam benaknya ia berpikir kenapa hewan-hewan ini mesti ‘dipenjara’ (dikandangkan), padahal manusia-manusia yang merusak habitat hewan-hewan tersebut sampai sekarang masih menghirup udara bebas?! Padahal manusia-manusia yang mengatas namakan eksplorasi-eksplorasi yang menghancurkan ekosistem hewan-hewan tersebut malah meraup keuntungan yang tidak sedikit?!

    Malang benar hewan-hewan tersebut. Dipaksa tinggal dalam keadaan yang bukan mereka inginkan. Seharusnya manusia model-model Gayus yang tinggal dalam kebon binatang tersebut. Hal ini dilakukan agar Gayus tidak lagi bisa keluar negeri. Karena dalam ‘kebon tahanan’ tersebut kita dapat mengecek keberadaan dari berbagai tersangka kejahatan di republik ini. Gak perlu-lah petugas lapas yang menjaga para tahanan tersebut. Cukup masyarakat yang mengawasi dengan cara berkunjung tiap pekannya. Hal ini juga dilakukan untuk menghindari praktik joki tahanan yang belakangan mulai ramai diperbincangkan.

    Ranid…..!! Nampak temannya memanggil dari kejauhan. Segera Ranid mengakhiri proses berpikirnya dan segera bergabung dengan teman-temannya.

    mukminsehat.multiply.com
    dinarzulakbar_mail@yahoo.com

    ==============================
    kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

  2. kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami
    ==============================

    Kecerdasan Berbagi
    Senin, 28/02/2011 14:08 WIB | email | print

    Oleh Abi Sabila

    Sepi. Agen bus antar kota antar propinsi ini masih terlihat sepi. Hanya ada lima orang di ruang tunggu, itupun bukan semuanya calon penumpang, kuyakin dua di antaranya hanya sekedar mengantar. Setelah mengkonfirmasi tiket yang kubeli pagi tadi di loket penjualan, aku bergabung dengan mereka. Sengaja kupilih bangku panjang di barisan paling belakang. Waktu lima belas menit sebelum jadwal keberangkatan masih cukup untuk aku beristirahat. Malah bisa lebih lama karena biasanya bus selalu datang terlambat, mudah-mudahan kali ini tidak.

    Tak sampai lima menit sejak kedatanganku, datanglah seorang calon penumpang lainnya. Seorang laki-laki muda yang tak kukenal. Setelah tersenyum padaku, laki-laki itu duduk tepat di depanku. Tak banyak bicara, sekedar basa-basi kota mana yang ia tuju, setelah itu saling diam.

    Aku mengambil handphone dari tas kecilku, kukabarkan pada ibu bahwa aku sudah sampai di agen bus dan tentu saja masih harus menunggu. Juga kukirimkan satu sms untuk keponakanku di Tangerang, bahwa aku jadi pulang sore ini dan minta ia menjemput di agen bus besok pagi.

    Saat asyik mengetik sms, aku tak menyadari kalau seorang calon penumpang datang lagi dan berjalan ke arahku.

    “Assalamu’alaikum”

    “Wa’alikum salam” jawabku agak terkejut, ternyata aku mengenal calon penumpang yang baru datang. Pak Agus, sebut saja begitu. Beliau tetangga satu kampung denganku.

    Obrolan hangatpun segera terjadi. Cukup lama kami tak saling bertemu, mungkin lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Seingatku, sejak aku lulus sekolah dan menyusul kakakku di Tangerang, baru kali ini bertemu lagi. Banyak hal yang kami bicarakan, mulai dari saling bertanya keluarga hingga pekerjaan masing-masing.

    Waktu terasa berjalan lebih cepat. Keramahan dan keterbukaan Pak Agus menjadikan obrolan kami semakin hangat dan bersahabat.

    Banyak hal bermanfaat yang kudapatkan sore itu. Salah satunya ketika aku bertanya siapa yang mengantarnya sore itu, aku tak melihat ada orang lain bersamanya.

    Seluruh warga di kampungku tahu, bahwa Pak Agus berasal dari keluarga berada. Tapi tidak semuanya tahu ( salah satunya aku ) bahwa setiap pulang kampung, untuk kemana-mana Pak Agus lebih senang menyewa becak ketimbang naik mobil atau motor yang berjejer di garasinya. Termasuk sore ini, Pak Agus datang ke agen bus diantar Kang Ndoyo, tukang becak yang biasa mangkal di perempatan dekat balai desa. Aku memang tak melihat Kang Ndoyo lagi sebab setelah mengantarkan Pak Agus, dia langsung ke stasiun mencoba menjemput rejeki melalui para penumpang kereta yang baru tiba dari berbagai kota.

    “Memangnya semua sedang sibuk, sehingga tidak ada yang sempat mengantar ke sini Pak?” tanyaku sekedar ingin tahu.

    “Tidak juga, semua keluarga sedang kumpul di rumah. Tadi adik ipar juga maksa ingin mengantar dengan mobil, tapi saya tolak. Saat pulang kampung seperti sekarang ini, saya lebih senang kemana-mana naik becak.”

    “Bisa bernostalgia ya Pak. Di Jakarta kan sekarang becak sudah tidak boleh beroperasi lagi?” potongku, sok tahu.

    “Itu salah satunya. Selain itu, kalau tidak begitu, saya tidak tahu cara lain untuk berbagi dengan saudara-saudara kita di sini.”

    “Maksudnya?” aku belum paham apa yang beliau maksudkan.

    “Maksud saya begini, Mas. Setiap pulang kampung, sedikit apapun saya usahakan untuk bisa berbagi dengan saudara dan kawan lama yang sebagian besar tetap tinggal di kampung. Ada yang jadi petani, ada juga yang jadi tukang becak, seperti Kang Ndoyo. Saya tidak meremehkan penghasilan mereka, tapi kita bisa melihat kehidupan mereka yang masih sederhana, sangat sederhana malah. Tidak salah kan kalau kita berbagi sedikit rejeki dengan mereka. Hanya saja, kalau tiba-tiba saya datang dan memberikan sejumlah uang atau barang, sedangkan mereka tidak melakukan apa-apa, kok rasanya kurang sreg di hati.”

    “Yang saya takutkan, bukannya mereka senang, tapi justru membuat mereka tersinggung atau berfikir yang macam-macam, nanti malah bisa menimbulkan fitnah. Akhirnya saya pikir dengan menyewa becak atau minta tolong ini dan itu, saya bisa tetap berbagi, dan mereka tidak perlu merasa direndahkan karena mereka sudah bekerja, mengeluarkan tenaga. Tidak selalu banyak, sekedar lebih dari upah yang biasa mereka terima, itu sudah cukup membuat mereka bahagia. Bukankah memberikan kail lebih baik daripada langsung memberi ikannya?” panjang lebar Pak Agus menjelaskan.

    Benar sekali apa yang beliau sampaikan, dan ini hampir tak terpikirkan olehku. Kalaupun sore itu aku datang ke agen bus juga dengan menyewa becak, itu lantaran tak ada yang bisa mengantar. Menjelang ujian, keponakanku yang biasanya mengantar semakin sering mengikuti pelajaran tambahan. Juga tadi pagi, saat aku membeli tiket, aku malah lebih memilih pinjam motor kakakku ketimbang menyewa becak, seperti yang Pak Agus lakukan.

    Astaghfirulloh, ternyata banyak sekali kesempatan berbuat baik yang aku lewatkan saat pulang kampung seperti ini. Bahkan, meski aku dan Pak Agus sama-sama datang ke agen bus ini dengan naik becak, niat dan kesadaran kami tidaklah sama. Pak Agus begitu pandai melihat peluang untuk berbagi dengan sesama. Pak Agus begitu cerdas memanfaatkan kesempatan ini hingga orang lain yang ia tolong barangkali tak menyadari bahwa Pak Agus sengaja menyewa becak mereka bukan karena ingin bernostalgia, tapi karena ingin berbagi rejeki tanpa membuat orang lain tersinggung apalagi sakit hati.

    Alhamdulillah, aku bersyukur sekali bertemu dengan beliau sore itu. Perbincangan yang hangat sekaligus bermanfaat. Sayang, kami tak bisa berbincang lebih lama lagi karena bus AC eksekutif yang ditunggu Pak Agus sudah lebih dulu datang.

    “Bus saya sudah datang, saya pamit dulu, Mas. Maaf ya kalau ada perbincangan yang kurang berkenan. Njenengan hati-hati di jalan, semoga kapan-kapan bisa bertemu lagi, insya Allah. Assalamu’alaikum,” sopan beliau berpamitan.

    “Wa’alaikum salam, Bapak juga hati-hati. Terima kasih, saya banyak mengambil pelajaran dari perbincangan singkat ini. Sampaikan salam saya untuk keluarga,” agak gemetar tanganku saat bersalaman dengannya.

    Dua menit berikutnya, bus AC eksekutif jurusan Jakarta itupun bergerak perlahan. Dibalik jendela, kulihat Pak Agus tersenyum, melambaikan tangan ke arahku. Kubalas dengan hal yang sama.

    Cara berbagi yang cerdas, aku mengakui itu. Ini bukan omong kosong. Apa yang beliau katakan benar, dan beliau telah membuktikannya. Beliau juga telah membagi tipsnya padaku, bagaimana berbagi dengan cara yang cerdas, cara yang tak membuat orang malas, tersinggung apalagi sakit hati.

    http://abisabila.blogspot.com

    ==============================
    kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

  3. kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami
    ==============================

    Memaknai Nama : Panggilan Adalah Do’a Yang Indah
    Senin, 28/02/2011 06:18 WIB | email | print

    Oleh bidadari_Azzam

    “Hmmm… Saya suka nama Yusuf, deh bi…. Pasti ganteng dan sholeh ntar anak kita kayak nabi Yusuf alaihissalaam…”, usulku pada suami, saat mengetahui bahwa calon bayi yang akan kulahirkan nanti adalah laki-laki.

    “Ogaaaaah… gak mau, mi…”, eh tiba-tiba suamiku langsung complain, “Dulu ada teman abi namanya Yusuf, tapi dipanggil Ocop atau Ucup… jangan deh mi, yang laen aja yah…”, sambungnya. Memang hati ini merasa tidak ridho dengan panggilan-panggilan yang sembarangan mengubah nama orang, apalagi jika maknanya kurang baik.

    Begitu di saat kami berdiskusi sederhana tentang nama anak-anak. Sejujurnya kami punya bahasa favourite yang sama, yaitu bahasa Arab, walaupun hanya bisa pasif, otomatis nama anak-anak harus “arabic”, dan selama ini memang nama-nama indah yang merupakan sifat-sifat Sang Pencipta, nama para nabi, atau pun nama tokoh Islam sering menjadi pilihan untuk nama anak bagi para orang tua masa kini, termasuk kami. Tak lain hal itu adalah do’a dan harapan agar anak-anak dapat mengenal makna dirinya serta makin dekat dengan Robbnya.

    Memilih nama yang baik adalah kebutuhan diri kita, selaku makhluk pribadi dan makhluk yang bersosialisasi. Nama-nama yang baik, yang insya Allah dimiliki seseorang berakhlaq mulia, tentunya mencerminkan kepercayaan diri dan komitment yang tinggi dalam adab-adab pergaulan, secara habluminallah dan habluminannaas.
    Dalam Islam, anjuran memilih nama yang baik telah dicontohkan oleh baginda Rasulullah SAW, dalam suatu kisah para sahabat membawa anaknya yang baru lahir ke hadapan Rasulullah Shallallahu‘Alaihi Wasallam, beliau memberikan nama pada hari itu juga.

    Kita lihat contoh dalam kisah kelahiran ‘Abdullah bin Az Zubair, ketika Rasulullah SAW mentahniknya “Kemudian beliau mengusapnya dan mendoakan kebaikan baginya, serta memberinya nama : ‘Abdullah.” (HR.Muslim), juga beliau bahkan pernah mengubah nama Al-’ashi (yang artinya pembangkang) menjadi Abdullah (Hamba Allah) saat orang tersebut masuk Islam.

    Nama memiliki hikmah yang besar, Ibnul Qoyyim mengatakan bahwa nama harus “bermakna yang indah” sesuai petunjukNYA, Hendaklah pula seseorang menamai anaknya dengan kesesuaian karakter.

    Bila anak lelaki, maknai namanya dengan karakter gagah, jantan, penuh keberanian, tekad, dan kemuliaan sebagai pemimpin ummat. Sedangkan bila anak wanita, pilihlah nama “keputrian” yang maknanya sikap ‘iffah (menjaga diri), kesetiaan, ikhlas, dan penuh kesyukuran serta sabar.

    Sayangnya, dengan pemahaman yang berbeda-beda serta latar belakang pun tak sama, kebanyakan orang menganggap sepele prihal nama ini. Teringat akan masa sekolah dulu, hampir semua teman sekolahku sejak di bangku sekolah dasar hingga masa kuliah, ada saja yang punya “label” atau nama panggilan istimewa yang digelari oleh teman-teman sendiri.

    Dan kebanyakan nama-nama itu memiliki arti yang kurang baik, mungkin yang dipanggil memang tak menyadari akan hal itu, atau merasa bahwa sekedar candaan sehingga tak mempermasalahkannya.

    Bahkan di salah satu kelas di sekolahku, ada kelas senior yang dijuluki “kebun binatang”, semua siswa-siswi di dalamnya punya panggilan masing-masing : kambing, onta, kucing, tikus, bebek, macan, ular, dsb sesuai dengan karakter atau julukan dari si teman-temannya, bahkan anak yang “jalannya pelan-pelan” dipanggil “siput”. Astaghfirrulloh…

    Temanku yang lainnya bernama “omen”, mirip nama tikus kepunyaan Dono, itu lho yang merupakan tokoh dalam salah satu film komedi Indonesia. Ada pula yang dipanggil “item” karena kulitnya paling gelap di antara teman lain. Ada pula yang dipanggil “buntelan” karena tubuhnya yang gemuk, “cacing” gara-gara kurus, “kiting” gara-gara rambutnya keriting, “boxy” karena botak dan sexy, “sagu” gara-gara pakai bedak sering tebal, “o’on” gara-gara sering dimarahi guru kalau hasil ulangannya jelek, dsb. Yang miris sekali, nama “Arif” berubah jadi yipyip, nama Abdulloh dipanggil Bedol (yg dalam bahasa daerah artinya bolong), nama Ahmad dipanggil Mamat (artinya Mati), ada juga panggilannya “burn”, “gosong”, yang artinya bakar.

    Mungkin karena saya adalah orang yang perasa dan sensitive terhadap makna kata, sehingga Saya tak pernah mengikuti gelar-gelar dan panggilan tersebut. Orang tuaku pun pernah mengingatkan, “Jangan mengejek orang lain kalau tak mau diejek…Jangan membalas hinaan kalau memang kita tak sama dengan si penghina, ingatlah…”. Oke, dalam hatiku. Sebab dulunya saya pernah juga bersedih gara-gara diusili teman dengan menghina nama bapakku yang diplesetkan dengan nama merk rokok.

    Dan juga kebetulan saya dan kakak-kakak yang cewek semuanya kurus langsing, nah, dulu ada tetangga yang semuanya anak laki-laki. Si kakak tetangga itu adalah kawan sekelas kakakku, si kakak sulungnya juga kawan sekelas kakak sulungku, adiknya adalah kawan sekelasku. Mereka kakak-beradik secara turun temurun mengejek kami kakak-beradik, dengan panggilan “tengkorak hidup”, dan “tiang listrik”, gubraks! Kata mereka, kalau ada angin kencang, tubuh kami tinggal terbang saja, tulang semua.

    Namun kami tidak mempedulikan ejekan itu, yah sadar diri juga bahwa saat itu memang toh badan kami kurus, namun yang penting sehat. Nyatanya saat sudah mens-periode sebagai tanda baligh bagi anak wanita, maka tubuh kami berubah, “mengembang” dengan teratur, Alhamdulillah, semua ada masanya. Dan kalau diselidiki lebih lanjut, ternyata “yang ngejek-ngejek” begitu, karena mereka naksir, euy…itu istilah anak muda yah.

    Semoga teman-teman tersebut telah memperoleh hidayah Allah SWT dan menghargai makna nama-nama mereka dengan lebih baik. Dan buat generasi remaja sekarang, cobalah merajut kenangan yang lebih indah, jangan sampai menyakiti hati teman-teman atau saudara kita sendiri dengan panggilan yang buruk, ada kalanya panggilan tersebut malah sangat tidak pantas disebut, bahkan panggilan dengan sebutan “setan atau iblis”, naudzubillahi minzaliik.

    Alhamdulillah, melalui masa-masa remaja, saya tetap memanggil nama teman-teman dengan “nama asli” mereka, walaupun mungkin mereka sendiri bingung dan merasa lucu atau asing dengan nama itu. Contoh saat si “Omen” Saya panggil Ahmad (sesuai namanya), dia malah tak menoleh.

    Namun selanjutnya dia jadi ingat bahwa yang memanggil Ahmad berarti saya, dan karena itulah dia jadi ingat pasti di hari itu mau tukar-pinjam koleksi novel detektif denganku. Ada yang namanya Zahid, tetaplah kupanggil Zahid, bukan jait (jahit) seperti cara teman lain memanggilnya. Juga ada yang namanya Ria (tentulah dimaksudkan bermakna gembira), banyak yang “terpeleset” memanggilnya Riya’, astaghfirrulloh…

    Bu Fafa, tetangga kami dulu sempat bingung, saat teman-teman anaknya memanggil yipyiiiip dari depan pintu. Oalah, ternyata ibunya tidak tau kalau nama anaknya “diganti orang sembarangan”, yah…

    Kalian yang sudah jadi ibu, tentu kesal kalau nama anak yang sudah bagus-bagus maknanya, eh, dipanggil aneh-aneh oleh orang lain. Mungkin saat itu, begitulah perasaan bu Fafa, lantas dia mengulang dengan sabar dan suaranya lembut sekali, “Arif…Arif, ada temanmu, nak…”, panggilan itu khan do’a, apalagi kekuatan do’a ibunda sholihah, insya Allah kelak si Arif benar-benar menjadi sosok yang arif.

    Agar kenangan kita indah di bumi Allah SWT ini, sebaiknya kita saling memanggil dengan nama yang baik. Penggunaan nick-name tentu boleh, namun tetap dilihat maknanya, jangan menggunakan nama yang bermakna buruk.

    Panggilan-panggilan dengan penuh kasih sayang di antara suami-istri, saudara, sahabat, tentu akan mempererat ukhuwah serta menambah kemesraan, Rasulullah SAW dan para sahabat pun mencontohkan hal itu, ayah ibuku juga memiliki panggilan special di antara keduanya, hati ini ikut senang mendengar saat mereka saling memanggil.

    Ciri kekurangan fisik seseorang jangan sampai diumbar melalui nama, belum tentu teman kita tidak sakit hatinya walaupun dia tak menampakkan kemarahan. Masih lebih baik menggunakan julukan ciri asal daerah, seperti “Al-Jawi, Al-Bantani, Al-Palembani, Al-Indonesia, dll”.

    Janganlah sungkan bertanya pada teman kita, “Panggilan yang kamu sukai, pakai nama apa…?”, atau, “Kamu senang tidak kalau Saya panggil dengan namamu yang ujungnya begini…?”, dsb. Jangan pula kita malu untuk menanyakan makna dari suatu nama yang mungkin kita punya ide-ide unik untuk nama anak, tapi malah arti atau maknanya kurang baik.

    Kadang-kadang memang perbedaan bahasa pula yang menyebabkan arti berbeda, misalnya ada orang yang tidak tau bahwa “stone” artinya batu. Nama anaknya “stone”, sifatnya keras kepala seperti batu karena dipanggil “batu” tiap saat. Adapun arti “Nada” yang berhubungan dengan musik dalam bahasa Indonesia, namun jika jalan-jalan ke Spanyol, mungkin akan ada yang menertawakan anak anda, sebab “Nada” is Nothing, dalam bahasa Spanyol sering diartikan bodoh.

    Juga nama “Rocky” atau Kroky yang biasanya keren, namun di Poland, Roky, Kroky atau krok artinya step atau move, dimaknai terlalu aktif, seperti suara kodok, melompat-lompat terus tak henti-henti. Berhati-hati pula memberi nama, jangan dengan nama-nama berhala atau serupa dengan nama para pembesar yang kafir.

    Artinya kita sebagai orang tua memang harus lebih banyak lagi menggali informasi tentang makna-makna nama ini, ingin sekali di suatu hari anak-anak merasa percaya diri dan selalu optimis saat memahami dengan baik akan makna di balik nama-nama mereka, ataupun di balik panggilan singkat mereka.

    Secuil kata berupa nama, Muhammad, junjungan dan idola kita, Rasulullah SAW, manusia yang paling terpuji, ternyata paling banyak nama serupa ini, bahkan stasiun televisi dunia pernah mengupas habis makna nama junjungan kita tersebut. Subhanalloh… Ayat-Nya, “Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’:107).

    Duhai Azzam, jadilah engkau anak yang bertekad kokoh dan teguh dalam mempelajari ilmu-ilmuNYA, nak… begitulah salah satu harapan kami saat “menemukan” nama yang indah buat si sulung.

    Ternyata di usia ke lima tahun, dia menyiapkan nama “Ibrahim” untuk urun saran nama adiknya, semoga mereka kelak benar-benar memahami jati diri sebagai hamba-Nya sebagaimana sosok para nabi yang “namanya” melekat pada diri mereka. Amiin ya Robb.

    Semoga Allah SWT meridhoi dan selalu memberikan bimbinganNYA atas usaha-usaha kita dalam mendidik anak, termasuk saat mengawali do’a “pemberian nama” mereka ini. Wallahu ‘alam bisshowab.

    (bidadari_Azzam, salam ukhuwah dari Krakow, 26 febr.2011)

    ==============================
    kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

  4. kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami
    ==============================

    Belajar Dari Seorang Nenek Renta
    Minggu, 27/02/2011 14:09 WIB | email | print

    Oleh Fathelvi Mudaris

    Subhanallaah…sungguh kagum aku pada seorang nenek tua yang umurnya mungkin sudah mencapai angka 80 atau 90 itu. Benar-benar mengagumkan.

    Semua ini kemudian mengajarkanku tentang kebiasaan dan kita sebagai manusia yang menjadi ‘budak’ dari kebiasaan tersebut.

    Setelah lebih dari tiga hari membersamai beliau, aku menjadi semakin mengenali sosok itu. Nenek tua itu berwajah bersih. Memiliki kebiasaan yang selalu rapi, dan sangat rajin.

    Ia sangat mencintai mesjid dan selalu tepat waktu dalam sholatnya. Jika saja sudah terdengar adzan berkumandang, ia bersegera untuk melaksanakan sholat. Sering kali ia menunaikan sholat ke mesjid.

    Tapi, belakangan anak dan cucunya sudah melarang karena ketuaannya itu. Dikhawatirkan beliau akan terjatuh jika berjalan sendirian ke mesjid. Osteoporosis telah merenggut kebebasannya untuk melangkah. Tapi, meski dengan punggung yang bungkuk begitu, ia selalu berupaya untuk ke mesjid. Ia selalu menjadi yang pertama di seantero penghuni rumah itu untuk berwudhu’ dan sholat jika saja adzan telah berkumandang.

    Dan ia pula yang menjadi orang yang paling berlama-lama bersama Al Qur’an dan melafadzkan huruf demi hurufnya. Ia juga masih turun ke dapur dan ikut memasak sesuatu meski hanya sayur bening, walaupun anak cucunya sudah mencegat.

    Ia pun masih senantiasa bersih dan rapi dengan kamarnya yang tak terlihat berantakkan sedikitpun, di saat orang-orang seusianya banyak yang mengabaikan hal ini.

    Kemudian aku bertanya pada anak dari nenek itu. Bagaimana bisa nenek itu melaksanakannya di saat orang-orang seumuran beliau mungkin tak banyak yang bisa seperti itu?

    Anaknya menjawab, bahwa beliau telah melakoni ini semua semenjak ia kecil dulunya. Semenjak ia mulai mengerti tentang kehidupan. Masya Allah…

    Semua ini mengajarkan kepada kita, bahwa kita memang menjadi ‘budak’ dari kebiasaan kita. Ketika kita membiasakan suatu keburukan, maka, kita akan menjadi budak dari keburukkan tersebut.

    Kita akan senantiasa melakoninya. Pun sebaliknya, ketika kita terbiasa melakoni sesuatu kebaikan. Kita pun menjadi ‘budak’ dari kebiasaan tersebut yang akan senantiasa pula kita lakukan.

    Seperti kata sebuah pepatah Minang, “Ketek taraja-raja, gadang tabawo-bawo, lah tuo tarubah tido.” (Di waktu kecil mulai belajar untuk melakukannya, ketika dewasa mulai menjadi kebiasaan, ketika tua tidak dapat diubah lagi.)

    Sebuah penelitian membuktikan bahwa otak kita akan mereduksi segala sesuatu yang sangat jarang digunakan, diulang maupun dibiasakan. Itu sebabnya, jika kita sudah lama tidak mengulangi sesuatu semisal pelajaran maka kita akan melupakannya.

    Apalagi hafalan Al Qur’an, yang ketika sudah lama tidak diulang, ia-nya begitu cepat lenyap dari ingatan, bahkan lebih cepat dari kuda yang lepas dari tali kekangannya. Astaghfirullaah… astaghfirullaah…

    Maka sebab itu pulalah, Rasulullaah perintahkan kepada kita untuk menjaga kebiasaan baik ini. Tentang menjaga amalan baik kita. Sungguh Allah menyukai amalan yang istimror. Berkelanjutan. Dari Aisyah ra., Rasulullah bersabda : “Amal perbuatan agama yang paling disukai Allah yaitu amal perbuatan yang terus dikerjakan oleh orang yang mengerjakannya.” (Al Hadits)

    Ini semua menjadi ‘reminder’ bagi kita, bagi diriku terutama. Sebab, aku pun sesungguhnya masih sangat jauh dari ini semua. Aku pun masih belum bisa melaksanakan yang demikian itu.

    Semoga ini semua menjadi pengingat bagi diri kita tentang ke-istimror-an amalan-amalan yang kita kerjakan. Astaghfirullaah lii wa lakum ajma’in.

    http://www.fathelvi.blogspot.com

    ==============================
    kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

  5. kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami
    ==============================

    Mencintai Karena Allah
    Minggu, 27/02/2011 06:38 WIB | email | print

    Oleh Nuniek Miyasaka

    Saudaraku, taukah engkau bagaimana rasanya berteman dengan orang-orang shaleh ?
    Mereka berjalan dengan bajunya yang menjuntai panjang,dan hijabnya yang menutupi dada.

    Kaki-kaki mereka tiada lelah untuk hadir dalam majelis-majelis ilmu. Wajah mereka yang terbasuh air wudhu, selalu memancarkan senyum tulus, dan sambutan yang hangat. Kau tak akan mendapatkan mata yang sinis, mata yang iri atau tatapan yang merendahkan.

    Mereka akan merunduk bersamamu bila kau merunduk, dan mensupportmu berdiri, bila kau berdiri. Kesuksesanmu adalah kesuksesan mereka, kesedihanmu adalah kesedihan mereka, kemunduranmu adalah perkerjaan mereka.

    Berkumpul bersama mereka, tak akan kau dapatkan sindiran menyakitkan, atau ringkikan tawa yang berlebihan. Semuanya seakan dalam jalur yang terjaga.
    Didalamnya, engkau akan merasa dihargai dan belajar menghargai orang lain.

    Engkau akan merasa malu saat merasa bangga akan diri sendiri, karena mereka memperlihatkanmu nilai tingi kerendahan hati. Dan orang yang terlihat paling bersahaja sikapnya diantara merekalah yang paling tinggi ilmunya diantara mereka.

    Persahabatan yang jujur, yang menerima dirimu apa adanya. Yang akan mendampingimu berjalan tertatih-tatih menuju pintu hidayahNya. Engkau akan melihat mereka berkorban untuk satu sama lain. Menyulap pengorbanan menjadi kebahagiaan, keterbatasan materi menjadi kekayaan, dan waktu menjadi sesuatu yang sangat berharga.

    Mulut-mulut mereka melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an, perbincangan hangat yang engkau tangkap banyak ilmu daripadanya, jauh dari kesia-siaan, perdebatan, apalagi kedendaman.

    Mereka adalah orang-orang yang menjaga shalatnya, menjaga As sunnah, lembut perangainya, namun tegas dalam menegakkan kebenaran. Mereka adalah orang-orang yang menangis saat Al Qur’an di bacakan.

    Saat kau meminta pendapat tentang masalahmu pada teman-temanmu, biasanya kau akan mendapatkan dukungan buta dari mereka. Mereka akan selalu membelamu, dipihakmu. Namun tidak disini, yang akan kau dapatkan hanyalah kebenaran.
    Adakah teman yang lebih baik selain teman yang mengatakan kebenaran untuk kebaikan kita ? Adakah teman yang lebih baik selain teman yang mencintai kita hanya karena Allah semata ?

    Suatu hadits dari Umar bin Al-Khathab, bahwa Rasulullah saw. bersabda: Allah mempunyai hamba-hamba yang bukan nabi dan bukan syuhada, tapi para nabi dan syuhada tertarik oleh kedudukan mereka di sisi Allah. Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, siapa mereka dan bagaimana amal mereka? Semoga saja kami bisa mencintai mereka.”

    Rasulullah saw. bersabda, “Mereka adalah suatu kaum yang saling mencintai dengan karunia dari Allah. Mereka tidak memiliki hubungan nasab ( kekeluargaan ) dan tidak memiliki harta yang mereka kelola bersama.

    Demi Allah keberadaan mereka adalah cahaya dan mereka kelak akan ada di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak merasa takut ketika banyak manusia merasa takut. Mereka tidak bersedih ketika banyak manusia bersedih.” Kemudian Rasulullah saw. membacakan firman Allah:

    “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. (TQS. Yunus [10]: 62).

    Pertengahan pagi di waktu Dhuha itu, kami duduk melingkar dengan terobosan sinar matahari dari celah jendela. Al Qur’an dilantunkan,taushiyahpun di berikan. Kutatap wajah-wajah tenang yang menunggu siraman hati, agar bersih hati kami, dalam ukhuwah yang telah Kau anugerahkan.

    Sahabat, kau bagaikan satu banding seribu. Aku belajar dari setiap satu darimu. Tak henti ku bersyukur kepada Allah Yang telah mengenalkanmu semua padaku. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepadaMu, bersatu dalam rangka menyeru-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkanlah pertaliannya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu,hidupkanlah dengan marifah-Mu, matikanlah dalam kedaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Amin.

    ==============================
    kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

  6. kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami
    ==============================

    Tiga Bulan Tidak Mampu Memandang Wajah Suami
    Sabtu, 26/02/2011 14:55 WIB | email | print

    Oleh Miranti Mayangsari

    Berikut adalah postingan dari milis yang saya ikuti. Semoga kita dapat mengambil pelajaran darinya..amin..

    ***

    Tiga Bulan Tidak Mampu Memandang Wajah Suami

    Perkawinan itu telah berjalan empat tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.

    Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya
    dengan ucapan: Alhamdulillah.

    Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran.

    Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

    Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”.

    Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah dihadapannya.Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

    Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.Sang istri pun bed rest di rumah sakit.

    Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas
    keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.”Haah, pergi?”. Kata sang istri.”Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri.

    Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.

    Dan subhanallah …Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri
    melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari `Ashim.Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan.

    Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.Hamper saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.

    Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani
    menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.

    (Diterjemahkan dari kisah yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)

    http://www.madisaminded.blogspot.com

    ==============================
    kumpulan cerita cinta romantis islami – kisah sumber cinta romantis islami – cerpen penuh cinta romantis islami

  7. situs mantan kyai NU: http://www.mantankyainu.blogspot.com

    situs yg menjelaskan haramnya musik, termasuk musik religi juga haram: http://www.jauhilahmusik.wordpress.com

    ketahuilah bahwa pacaran itu haram, jadi jangan pacaran: http://www.pacaranituharam.wordpress.com

  8. cerita-cerita cinta – kumpulan cerita cinta – kisah cinta – cerita romantis – kisah romantis – cerita mesra – kisah mesra – love story – cerita fiksi – cerita keluarga – kisah keluarga – cerita roman – kisah roman ajaib
    =================================

    HAKIM YANG BIJAKSANA

    Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota , orang-orang miskin nyaris kelaparan. Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri septong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya. Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya.

    Hakim itu menghela nafasnya. Sebenarnya ia enggan menghakimi wanita ini.

    Tetapi ia tidak punya pilihan lain. “Maafkan saya,” katanya sambil memandang wanita itu. “Saya tidak bisa membuat pengecualian. Hukum adalah hukum, jadi Anda harus dihukum. Saya mendenda kamu sepuluh dolar, dan jika kamu tidak mampu membayarnya maka kamu harus masuk penjara sepuluh hari.”

    Wanita itu tertunduk, hatinya remuk. Tanpa disadarinya, sang hakim mencopot topinya, mengambil uang sepuluh dolar dari dompetnya, dan meletakkan uang itu dalam topinya. Ia berkata kepada hadirin.

    “Saya juga mendenda masing-masing orang yang hadir di ruang sidang ini sebesar lima puluh sen karena tinggal dan hidup di kota ini dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk menyelamatkan cucunya dari kelaparan. Tuan Bailiff, tolong kumpulkan dendanya dalam topi ini lalu berikan kepada terdakwa.”

    Akhir cerita, wanita itu meninggalkan ruang sidang sambil mengantongi empat puluh tujuh dolar dan lima puluh sen, termasuk di dalamnya lima puluh sen yang dibayarkan oleh penjaga toko yang malu karena telah menuntutnya.

    Tepuk tangan meriah dari kumpulan penjahat kecil, polisi New York , dan staf pengadilan yang berada dalam ruangan sidang mengiringi kepergian wanita itu…
    http://www.facebook.com/kata2.hikmah.ofa

    ——-

    cerita-cerita cinta – kumpulan cerita cinta – kisah cinta – cerita romantis – kisah romantis – cerita mesra – kisah mesra – love story – cerita fiksi – cerita keluarga – kisah keluarga – cerita roman – kisah roman ajaib

    =============================

    nice mirror

    Saya menabrak seorang yang tidak dikenal
    ketika ia lewat. “Oh, maafkansaya” adalah reaksi saya.
    Ia berkata, “Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.”

    Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan.
    Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.
    Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan
    orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda.

    Pada hari itujuga, saat saya tengah
    memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di
    samping saya. Ketika saya berbalik, hampir
    saja saya membuatnya jatuh. “Minggir,” kata saya
    dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak
    menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya.

    Ketika saya berbaring di tempat tidur, seolah dengan halus Tuhan berbicara padaku,
    “Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, kesopanan kamu
    gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan
    dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan
    beberapa kuntum bunga dekat pintu.”
    “Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning
    dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang
    akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu.”

    Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes.
    Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat
    tidurnya, “Bangun, nak, bangun,” kataku.
    “Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?”

    Ia tersenyum, ” Aku menemukannya jatuh dari pohon. Aku
    mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu.
    Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru”.

    Aku berkata, “Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu
    seharusnya tidak membentakmu seperti tadi. “

    Si kecilku berkata, “Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.”
    Aku pun membalas, “Anakku, aku mencintaimu juga,
    dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru.”

    Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok,
    perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan
    mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari?
    Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan
    kehilangan selama sisa hidup mereka.
    Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita
    ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang
    bijaksana, bukan?

    Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?

    Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?
    Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.
    FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER, (I), (L)OVE, (Y)OU

    AUTHOR: UNKNOWN

    ################################# kumpulan cerita cinta – kisah cinta – cerita romantis – kisah romantis – cerita mesra – kisah mesra – love story – cerita fiksi – cerita keluarga – kisah keluarga – cerita roman – kisah roman ajaib ######################################

    Ajari Aku Memeluk Landak

    Cassie menunggu dengan antusias. Kaki kecilnya bolak-balik melangkah
    dari ruang tamu ke pintu depan. Diliriknya jalan raya depan rumah.
    Belum ada. Cassie masuk lagi. Keluar lagi. Belum ada. Masuk lagi.
    Keluar lagi. Begitu terus selama hampir satu jam. Suara si Mbok yang
    menyuruhnya berulang kali untuk makan duluan, tidak dia gubris.

    Pukul 18.30. Tinnn… Tiiiinnnnn…!! Cassie kecil melompat girang!
    Mama pulang! Papa pulang! Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai
    itu masuk ke rumah.

    Yang satu langsung menuju ke kamar mandi. Yang satu mengempaskan diri
    di sofa sambil mengurut-urut kepala. Wajah-wajah yang letih sehabis
    bekerja seharian, mencari nafkah bagi keluarga.
    Bagi si kecil Cassie juga, yang tentunya belum mengerti banyak. Di
    otaknya yang kecil,
    Cassie cuma tahu, ia kangen Mama dan Papa, dan ia girang Mama dan
    Papa pulang.

    “Mama, mama…. Mama, mama….” Cassie menggerak-gerakkan
    tangan. “Mama….” Mama diam saja. Dengan cemas Cassie
    bertanya, “Mama sakit ya? Mana yang sakit? Mam, mana yang sakit?”

    Mama tidak menjawab. Hanya mengernyitkan alis sambil memejamkan mata.
    Cassie makin gencar bertanya, “Mama, mama… mana yang sakit? Cassie
    ambilin obat ya? Ya? Ya?”

    Tiba-tiba… “Cassie!! Kepala mama lagi pusing! Kamu jangan berisik!”
    Mama membentak dengan suara tinggi.

    Kaget, Cassie mundur perlahan. Matanya menyipit. Kaki kecilnya
    gemetar. Bingung. Cassie salah apa? Cassie sayang Mama… Cassie
    salah apa? Takut-takut, Cassie menyingkir ke sudut ruangan. Mengamati
    Mama dari jauh, yang kembali mengurut-ngurut kepalanya. Otak kecil
    Cassie terus bertanya-tanya: Mama, Cassie salah apa? Mama tidak suka
    dekat-dekat Cassie? Cassie mengganggu Mama?
    Cassie tidak boleh sayang
    Mama, ya? Berbagai peristiwa sejenis terjadi. Dan
    otak kecil Cassie merekam semuanya.

    Maka tahun-tahun berlalu. Cassie tidak lagi kecil. Cassie bertambah
    tinggi. Cassie remaja. Cassie mulai beranjak menuju dewasa.

    Tin.. Tiiinnn… ! Mama pulang. Papa pulang. Cassie menurunkan kaki
    dari meja. Mematikan TV. Buru-buru naik ke atas, ke kamarnya, dan
    mengunci pintu. Menghilang dari pandangan.

    “Cassie mana?”

    “Sudah makan duluan, Tuan, Nyonya.”

    Malam itu mereka kembali hanya makan berdua.
    Dalam kesunyian berpikir dengan hati terluka: Mengapa anakku sendiri, yang
    kubesarkan dengan susah payah, dengan kerja keras, nampaknya
    tidak suka menghabiskan waktu bersama-sama denganku? Apa salahku?
    Apa dosaku? Ah, anak jaman sekarang memang tidak tahu hormat sama
    orangtua! Tidak seperti jaman dulu.

    Di atas, Cassie mengamati dua orang yang paling dicintainya dalam
    diam. Dari jauh. Dari tempat di mana ia tidak akan terluka. “Mama,
    Papa, katakan padaku, bagaimana caranya
    memeluk seekor landak?”

    (CN02 – SM )

    #################################### kumpulan cerita cinta – kisah cinta – cerita romantis – kisah romantis – cerita mesra – kisah mesra – love story – cerita fiksi – cerita keluarga – kisah keluarga – cerita roman – kisah roman ajaib #######################################

    Just Do It

    Agaknya hakikat perkawinan kini makin tak mudah dipahami, menyusul
    makin banyaknva pasangan gampang menceraikan diri.

    Padahal, kalau kita buat daftar alasan mengapa orang memutuskan untuk
    menikah dan daftar alasan mengapa mereka bercerai, pasti akan
    ditemukan banyak overlaping pada kedua daftar tersebut.

    Ketika menjemput teman di bandara sore tadi, tak sengaja saya
    mendapat pelajaran berharga arti sebuah perkawinan.
    Di ruang kedatangan, seorang pria paruh baya menenteng
    koper dan tas kecil tergopoh menjemput keluarga yang datang
    menjemputnya.

    Sambil berjongkok ia memeluk anaknya yang kecil, perempuan usia lima
    tahun. Dari hangatnya pelukan erat anak-bapak ini tercermin betapa
    masing-masing amat rindu. “Apa kabar Dik? Papa kangen nih.” Sang anak
    tersipu-sipu, Adik juga kangen Pa.” Kemudian ia memandang si sulung.
    Bocah lelaki usia 10 tahun. “Wah, Dion sudah gede sekarang” ujarnya
    sambil merangkulnya. Mereka saling mengelus kepala. Adegan
    selanjutnya, adalah ciuman kasih si pria terhadap ibu kedua anaknya,
    layaknya pengantin baru.

    Rasa iri terbersit di hati melihat adegan tersebut.

    “Sudah berapa tahun usia perkawinan Anda,”
    tanya saya kepada si pria.

    “Kami sudah menikah selama 17 tahun,” jawabnya
    tanpa melepaskan gandengan tangan istrinya.

    “Omong-omong, Anda pergi berapa lama sih?”

    “Dua hari,” jawabnya singkat.

    Saya terkejut mendengar jawaban itu. Betapa tidak, melihat kerinduan
    masing-masing dalam penyambutan mesra itu, saya pikir pria tadi sudah
    meninggalkan keluarganya selama berbulan-bulan.

    “Mengapa Anda tanyakan hal itu,” tanya si pria melihat wajah saya termangu.

    “Well, semoga saya bisa seperti Anda.”

    “Jangan hanya berharap. Just Do It,” ujarnva berlalu.

    Barangkali memang benar pernyataan Mignon McLaughlin jurnalis Amerika
    terkenal, sebuah perkawinan yang berhasil menuntut jatuh cinta
    berkali-kali tapi selalu pada orang yang sama.*

    author: unknown
    ===============================================================

    kumpulan cerita cinta – kisah cinta – cerita romantis – kisah romantis – cerita mesra – kisah mesra – love story – cerita fiksi – cerita keluarga – kisah keluarga – cerita roman – kisah roman

    Katakan dengan keyakinan (bagi para ikhwan) :
    Tak akan kubiarkan wanita yang kucintai bergelimang dalam dosa, bahkan tak akan kubiarkan sedikitpun mahkota kemuliaannya retak hanya karena secuil nafsuku. biarlah kesabaran terasa pahit, ketika akan buah itu masak aku akan segera memetiknya agar ia tidak terjatuh dan menjadi busukஜ¸.•’´ ¯)
    (Annisa Mutiara Hati)

    Mengapa tidak Pacaran?? Semoga pernikahan kita diberkahi.. Ridha Allah selalu menyertai, Cinta Allah menjadi yang tertinggi… Murka Allah dapat kita hindari, Semoga Dosa bs kita kurangi, Surgapun dapat kita huni.. Aamiin.

    (¯`*•.¸ஜCinta itu adalah fitrah. Jagalah ia jangan sampah jadi FITNAH. Jangan mentang-mentang cinta itu fitrah, kita jadikan alasan untuk bebas mencintai dan mengemas hubungan dgn pacaran. Bukan dengan alasan itu kemudian berdalih apa yang kita lakukan dalam pacaran adalah sebagai wujud dari sifat fitrah yang kita milikiஜ¸.•’´ ¯)
    (Annisa Mutiara Hati)

    ¯`*•.¸ஜBanyak perbuatan yang akan mendatangkan dosa bila d’lakukan dalam pacaran, namun manakala perbuataan d’lakukan dalam pernikahan justru malah akan mendatangkan pahala.
    Dan Islam telah menjawabnya dengan sebutan solusi, Islam mempermudah jalan pernikahan dan menutup rapat-rapat jalan perzinahan. Maka, bersegeralah menikah dan TINGGALKAN DUNIA PACARAN, karna selain tidak menjanjikan kenikmatan, PACARAN menjanjikan dosa yang berujung pada siksaan d’akhirat-Nya(¯`*•.¸ஜ
    (Annisa Mutiara Hati)

    Jika lelaki yg mencintaimu datang mengajakmu PACARAN, itu artinya lelaki itu belum bisa bertanggung jawab dgn mu karena dia masih kecil

    jika lelaki yg mencintaimu datang mengajakmu MENIKAH, itu artinya dia bersedia menjagamu selama hidupnya dan inilah yg disebut lelaki dewasa dan bertanggung jawab :”)
    (Annisa Mutiara Hati)

    Sebelum Ijab kabul terucap terucap dr lisan, cinta yg kau rasakan adalah sebuah cobaan…
    Berlindunglah pada Allah dr CINTA yg MENYESATKAN
    (Kartika Cahya Pertiwi)

    ==============

    Alkisah Seorang Inggris dtg ke seorang Syaikh & bertanya, “Kenapa dlm ISLAM wanita tdk boleh jabat tangan dgn pria?”
    Syaikh mnjawab, “Bisakah kamu berjabat tangan dgn Ratu Elizabeth?”
    Si Inggris mnjawab, “Oh tentu tdk bisa! Cuma orang-orang tertentu saja yg bisa berjabat tangan dgn Ratu.”
    Syaikh trsenyum & brkata, “Wanita-wanita kami (kaum muslimin) adalah para Ratu & Ratu tdk boleh berjabat tangan dg sembarang pria (bkn muhrim).”

    Telah berkata ‘Aisyah:
    “Tidak pernah sekali-kali Rasulullah Saw menyentuh tangan seorang wanita yang tidak halal baginya.” [HR. Bukhari dan Muslim].

    sabda Rasulullah Saw:
    “Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR. Malik, at-Tirmidzi dan an-Nasa’i].

    “Ditikam seseorang dari kalian dikepalanya dengan jarum dari besi, itu lebih baik dari pada menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.” [HR. ath-Thabrani].

    Ulama Muhammadiyah, Persis dan Al Irsyad menghukumi terlarang bersalaman, menyentuh/berjabat tangan antara pria dan wanita selain mahram. Ulama NU juga tetap pada pendiriannya bahwa sentuhan laki-laki dengan perempuan lain (bukan muhrim/mahramnya) adalah haram hukumnya. (silahkan dilihat buku : Tradisi Orang-orang NU hal. 332)

    http://abuyahya8211.wordpress.com/2011/04/07/hukum-berjabat-tangan-dengan-wanita-atau-laki-laki-yang-bukan-mahram/

    http://www.pacaranituharam.wordpress.com

    silahkan kunjungi situs islam yang sangat bermanfaat,
    http://www.abul-jauzaa.blogspot.com

    bagi yang ingin bertanya masalah2 agama, konsultasi, curhat masalah cinta, keluarga, agama, dll, atau membaca artikel2 islam yg sangat menarik dan penting, silahkan kunjungi situs2 islam yang sangat bermanfaat berikut ini:

    http://www.abul-jauzaa.blogspot.com

    http://www.alimalbantuliy.blogspot.com

    http://www.bestabuabdullah.blogspot.com

    http://www.aslibumiayu.wordpress.com

    http://www.gizanherbal.wordpress.com

    http://abul-jauzaa.blogspot.com/

    ================
    cerita cinta , kumpulan cerita cinta romantis unik dan menyentuh , koleksi cerita cerita cinta islami , cerita cinta remaja , cerita cinta mengharukan , kisah cerita cinta romantis mesra dan unik , cerita cinta nyata
    ================

    kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    Kisah Kesetiaan Yang Sangat Menakjubkan..

    Seekor anjing yang terlantar dijalanan melihat seorang yang sedang berjalan lewat dihadapannya lalu anjing tersebut mengikutinya sampai dirumah orang itu. Anjing itu tidak mau berpisah dari orang tersebut sehingga akhirnya anjing itu ditampung dan dirawat dirumahnya dengan baik dan tulus.

    Setiap pagi ketika orang itu hendak pergi berangkat kerja anjing tersebut selalu ikut mengantarkannya sampai ke stasiun. Demikian pula setiap sore anjing tersebut selalu menjemputnya di stasiun yang sama.

    Sampai suatu ketika sebagaimana biasa ketika pagi sang anjing mengantarkan sang majikan menuju stasiun dan ternyata sang majikan tersebut setelah sampai di tempat kerjanya meninggal dunia karena ajalnya telah datang. Pada sore harinya seperti biasa sang anjing menjemput sang majikan ke stasiun dan ternyata sang majikan tidak datang karena telah meninggal dunia dan sang anjing tersebut tidak tahu kalau majikannya meninggal dunia di tempat kerjanya. Setelah lama ditunggu dan tidak juga muncul akhirnya anjing itu pulang.

    Ceritanya tidak hanya sampai disini saja, karena ternyata setiap sore anjing tersebut selalu menjemput sang majikan di stasiun dan pulang kembali setelah mendapati bahwa majikannya masih belum juga pulang. Anjing tersebut tidak putus asa dan berusaha untuk selalu menjemput majikannya setiap sore di stasiun. Hal ini dilakukan oleh sang anjing sampai SEPULUH TAHUN sebagai bukti kesetiaannya kepada sang majikan yang telah berbuat baik kepadanya sampai akhirnya anjing itupun meninggal dunia di stasiun tersebut ketika menjemput majikannya.

    SUBHANALLAH!!! Seekor anjing mengerti tentang arti kesetiaan kepada orang yang pernah berbuat baik kepadanya. Bagaimana dengan kita????

    [Kisah ini diceritakan oleh Al-Ustadz Fariq Gasim Anuz -Hafidhahullah di masjid An-Nur Jagalan-Saleyer Malang ketika mengisi kajian mulazamah ikhwan Senin 17 Dzul Qa’dah 1431 H / 25 Oktober 2010 M mulai pukul 5.30

    kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    http://www.kajianislam.net/modules/smartsection/item.php?itemid=494

    kumpulan cerita cinta – kisah cinta – cerita romantis – kisah romantis – cerita mesra – kisah mesra – love story – cerita fiksi – cerita keluarga – kisah keluarga – cerita roman – kisah roman ajaib

    =============================

    kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    HAKIKAT KITA HIDUP DI DUNIA

    Ketika kita larut dengan hiruk pikuk dan segala tetek bengek urusan kehidupan di dunia , terkadang kita alpa dengan tujuan penciptaan kita sebagai khalifah di muka bumi ini. Banyak orang terlena dan tertipu dengan kemolekan yang semu bahkan terjerumus ke jurang kenistaan, yang akhirnya membawa mereka ke sebuah penyesalan tiada akhir. Padahal kita yang sudah berikrar menjadi seorang muslim, sudah mendapat arahan, pembelajaran dan petunjuk melaluai dua buah kitab yang tidak diragukan lagi keabsahan dan kebaiakan yang yang terkandung di dalamnya. Cukuplah sebuah ayat yang sering kita simak , meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kelalaian dan menghujamkan kembali ke sanubari tentang hakikat kita berada di planet ini:

    Allah Ta’ala berfirman,

    وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

    “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

    Karenanya alangkah meruginya diri ini, jika segenap tindak-tanduk kita hanya berorientasi untuk memenuhi hawa nafsu semata, tanpa terbetik untuk meraih keridhoan Allah tabaroka wata’ala.

    Ingatlah apapun yang kita lakukan selama hayat di kandung badan, akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah tabaroka wata’ala. Semua akan di balas, sesuai dengan firmanNya,

    “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” (Al-Zalzalah 7-8)

    Maka mulai sekarang marilah kita menata niat, hendaknya segala perbuatan yang kita lakukan berawal dari niat yang ikhlas karena Allah dan sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh syari’at yang mulia ini…

    Wallahumusta’an..

    Wallahuta’ala a’lambisshowab..

    http://www.facebook.com/notes/kurniawan-arizona/hakikat-kita-hidup-di-dunia/10150530689408736

    ==================

    cerita cinta , kumpulan cerita cinta islami , koleksi cerita cinta asmara , cerita cinta romantis , cerita cinta yang indah , cerita cinta menyentuh hati , cerita cinta mengharukan , cerita cinta nyata , cerita cinta yang sangat menarik , cerita cinta religi , cerita religi , cerita cinta mualaf , cerita cinta islam , cerita cinta penyejuk hati , cerita cinta remaja , cerita cinta dewasa , cerita cinta ikhwan akhwat , cerita cinta muslim , cerita cinta , cerita inspirasi cinta , cerita motivasi cinta , cerita kehidupan , cerita dakwah , cerita gokil , cerita motivasi hidup , cerita inspirasi hidup , cerita kehidupan cinta manusia

    ====================

    kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    “Bila hati benar-benar yakin bahwa kita tak punya apa-apa, semua yang ada hanyalah milik dan titipan-Nya, niscaya hati akan jauh lebih tenang. Ibarat tukang parkir…banyak mobil tak sombong, gonta-ganti tak ujub/bangga, diambil sampai habis pun tak sakit hati, karena yakin semua hanya TITIPAN.” (Aa Gym)

    “Sebuah pertanyaan yang tidak seorang pun mampu menjawab, namun berdampak positif bagi kita. “Berapa lama lagi sisa umur kita?” Setiap orang yang mendapati pertanyaan ini di benaknya, akan semakin cermat dalam memanfaatkan waktunya.” (Dr. Khalid al Mushlih – twitulama.tumblr.com)

    “Berlian merupakan batuan yang telah mengalami tekanan yang besar dan kuat, digesek dan dipotong berulang kali, sehingga bernilai tinggi dan mahal. Bila anda saat ini sedang mengalami tekanan berat dalam hidup anda, sedang mengalami ‘gesekan’ dan hati ‘teriris’, maka sesungguhnya anda sedang ditempa menjadi berlian. Jalani dengan bersyukur, suatu hari anda akan menjadi ‘berlian’ yang bernilai tinggi.” (Anton Huang)

    “Jika anda tidak mampu menatap ke depan karena masa depan yang kelam, tidak pula mampu memandang ke belakang karena masa lalu yang menyakitkan, maka lihatlah ke atas, niscaya akan anda temukan Allah di hadapanmu, dan tersenyumlah !” (Dr. Yusuf Al Syubaily – twitulama.tumblr.com)

    http://www.bloghidayah.wordpress.com

    http://www.facebook.com/Taman.Hidayah

    ====================

    cerita-cerita cinta , kumpulan cerita-cerita cinta islami , koleksi cerita-cerita cinta asmara , cerita-cerita cinta romantis , cerita-cerita cinta yang indah , cerita-cerita cinta menyentuh hati , cerita-cerita cinta mengharukan , cerita-cerita cinta nyata , cerita-cerita cinta yang sangat menarik , cerita-cerita cinta religi , cerita-cerita religi , cerita-cerita cinta mualaf , cerita-cerita cinta islam , cerita-cerita cinta penyejuk hati , cerita-cerita cinta remaja , cerita-cerita cinta dewasa , cerita-cerita cinta ikhwan akhwat , cerita-cerita cinta muslim , cerita-cerita cinta , cerita-cerita inspirasi cinta , cerita-cerita motivasi cinta , cerita-cerita kehidupan , cerita-cerita dakwah , cerita-cerita gokil , cerita-cerita motivasi hidup , cerita-cerita inspirasi hidup , cerita-cerita kehidupan cinta manusia

    ====================

    Kemunduran negeri2 muslim dari bangsa barat adalah realita. Tp, mindset bahwa utk maju, serta merta harus belajar dan meniru pola pikir barat justru merupakan pemikiran yg akan terus membuat kita terus terbelakang dari barat.
    * Sebagai perbandingan, mari kita coba tengok ke belakang di negeri tetangga, melihat seorang sosok yg menjadi perdana menteri Jepang pasca Restorasi Meiji, Ito Hirobumi (伊藤 博文). Mbah Ito ini merupakan seorang tradisionalis karena ia adalah Samurai, anak dari Samurai pula dari Chosu. Dia diangkat jadi P.M. pada 22 Desember 1885, lalu melakukan kunjungan ke Inggris tahun 1863 -tahun ketika ia juga mendapat gelar Samurai-.
    > Ketika di Inggris, ia baru menyadari bahwa Jepang sudah terlalu kuno sehingga perlu melakukan modernisasi spt barat. Maka, ketika itu dikenallah istilah 長州五傑 / Chosu Goketsu a.k. Chosu Five (kayak boyband aja….).
    > Chosu Goketsu = 5 orang Jepang yg belajar ke University College London di bawah bimbingan Professor Alexander William Williamson. Mbah Ito salah satu dari “the five” ini (haha.. lebay….). keempat lainnya adalah: Inoue Monta, Yamao Yōzō, Endō Kinsuke, & Nomura Yakichi.
    > dari hanya 5 orang inilah mereka mulai memodernisasi dan membangun Jepang. Setelah itu dikirimkan lagi beberapa orang utk mempelajari peradaban barat, utk nantinya membangun Jepang.

    * Perhatikan: Mengapa mulai dari 5 orang ini, Jepang bisa maju pesat? Soalnya mereka TIDAK MINDER dg bangsa, kebudayaan, plus “aqidahnya” sendiri -meski aqidah batil-. 5 orang ini berdedikasi besar utk bangsanya. Setelah lulus dari barat, mereka tidak mengabdi kepada perusahaan2 barat dg gaji besar, tp lebih memilih memajukan bangsanya yg tertinggal.
    > Mindset mereka bukan: “Ayo kita terus belajar ke barat” tp “Ayo kita bangun bangsa kita sendiri” sehingga yg dikirim ke barat hanya seperlunya saja.
    > Oleh karena itu, corak pendidikan tsb, bisa kita lihat sampai sekarang: “Bahasa Inggris tidak diwajibkan di pendidikan Jepang. Mereka kini mengembangkan teknologi bukan dengan bhasa Inggris atau Jerman, tp bahasa Jepang. Mengapa bisa demikian? Karena mereka tidak minder dg bangsanya sendiri plus orang2 yg berpendidikannya memiliki jiwa dedikasi yg besar bagi bangsanya.

    * Berbeda dg Indonesia. Orang2 selalu berkata, “Kita harus ke barat serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi”, tp MINDER utk menunjukkan identitasnya sebagai muslim. Makanya, pulang2 dari barat, hasilnya:
    - pemikirannya jadi liberal dan ngrusak aqidah umat.
    - Malu dan Minder dg identitasnya sebagai muslim, makanya minder kalau berjenggot, cingkrang di atas mata kaki, atau berpakaian muslim di tengah2 pergaulan barat. malah mungkin justru tidak tahu kalau jenggot dan cingkrang itu adalah bagian dari agama.
    - Kurang berdedikasi bagi agamanya sendiri, makanya utk belajar bahasa Arab ogah-ogahan. Bagaimana mau membahas teknologi dg bahasa Arab, kalau ilmuwan muslimnya minder utk belajar bahasa Arab? Bahasa Jepang yg rumit saja tetap bisa digunakan sbgai bhsa teknologi mereka, mengapa kita tidak bisa? Minder duluan…

    * Mempelajari peradaban asing itu kadang perlu bahkan fardhu kifayah. Tapi kalau menuntut semua pelajar harus belajar ke barat juga salah kaprah. Masalah kemunduran kita yg paling pokok bukan ketingggalan IPTEK dari barat. Namun, pokok masyarakat kita adalah MINDERNYA kita dg agama kita sendiri, Mental dan Integritas kita yg lemah.

    ~Entahlah… apa yang saya tulis di atas hanya “Ndobosan” alias “asal omong” saya saja. Akan tetapi, siapa tahu ada yg terinspirasi~

    http://www.facebook.com/ginanjar.indrajati

    ====================

    kisah cinta , kumpulan kisah cinta islami , koleksi kisah cinta asmara , kisah cinta romantis , kisah cinta yang indah , kisah cinta menyentuh hati , kisah cinta mengharukan , kisah cinta nyata , kisah cinta yang sangat menarik , kisah cinta religi , kisah religi , kisah cinta mualaf , kisah cinta islam , kisah cinta penyejuk hati , kisah cinta remaja , kisah cinta dewasa , kisah cinta ikhwan akhwat , kisah cinta muslim , kisah cinta , kisah inspirasi cinta , kisah motivasi cinta , kisah kehidupan , kisah dakwah , kisah gokil , kisah motivasi hidup , kisah inspirasi hidup , kisah kehidupan cinta manusia

    ====================

    Alkisah ada seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja ikut pemborong. Iapun bermaksud mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.

    Si Pemborong berkata, “Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun.” Si tukang bangunan segera membangunnya. Karena kejar tayang, iapun mengerjakannya asal-asalan dan asal jadi.

    Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat. Ia serahkan kunci rumah kepada sang Pemborong. Sang Pemborong pun tersenyum dan berkata, “Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku.” Maka terkejutlah tukang bangunan itu, dan ada rasa sesal kenapa rumah yang akhirnya hendak ia tempati itu dikerjakannya secara asal-asalan.

    *Faedah
    Ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah ‘rumah’ yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia. Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah buruk yang kita bangun asal-asalan. (@KonsultasiSyariah)

    (Terjemah dan Faedah oleh: Abu Umar Abdillah)

    http://www.facebook.com/Taman.Hidayah

    ====================

    kisah-kisah cinta , kumpulan kisah-kisah cinta islami , koleksi kisah-kisah cinta asmara , kisah-kisah cinta romantis , kisah-kisah cinta yang indah , kisah-kisah cinta menyentuh hati , kisah-kisah cinta mengharukan , kisah-kisah cinta nyata , kisah-kisah cinta yang sangat menarik , kisah-kisah cinta religi , kisah-kisah religi , kisah-kisah cinta mualaf , kisah-kisah cinta islam , kisah-kisah cinta penyejuk hati , kisah-kisah cinta remaja , kisah-kisah cinta dewasa , kisah-kisah cinta ikhwan akhwat , kisah-kisah cinta muslim , kisah-kisah cinta , kisah-kisah inspirasi cinta , kisah-kisah motivasi cinta , kisah-kisah kehidupan , kisah-kisah dakwah , kisah-kisah gokil , kisah-kisah motivasi hidup , kisah-kisah inspirasi hidup , kisah-kisah kehidupan cinta manusia

    ====================

    PETUAH-PETUAH IMAM SYAIFI’I rahimahullah KEPADA PENUNTUT ILMU

    “Seorang yang bijak menulis kepada seorang yang bijak pula : Wahai saudaraku…, sungguh engkau telah dianugrahi ilmu, maka janganlah engkau mengotorinya dengan gelapnya kemaksiatan, sehingga engkaupun berada dalam kegelapan pada hari dimana orang-orang yang berilmu berjalan dengan cahaya-cahaya ilmu mereka”

    “Sesuai kadar ilmu seseorang demikian kadar rasa takutnya kepada Allah, tidak ada seorang alim pun kecuali takut kepada Allah”

    “Aku berangan-angan kalau orang-orang mempelajari ilmu (ku) ini, dan tidak ada sedikitpun yang dinisbahkan (disebutkan) dariku”

    “Aku berangan-angan kalau seluruh ilmu yang aku ketahui/ajarkan diketahui oleh orang-orang, dan aku diberi ganjaran oleh Allah dan mereka tidak memujiku sama sekali”

    “Barangsiapa yang ingin akhirat maka hendaknya ia ikhlas dalam ilmu”

    “Tidak ada yang mengenal riyaa’ kecuali orang-orang yang ikhlash”

    http://www.firanda.com

    http://www.facebook.com/firanda.andirja

    PETUAH-PETUAH IMAM SYAIFI’I rahimahullah TENTANG ADAB BERGAUL

    “Jika engkau memiliki sahabat maka peganglah kedua tangannya erat-erat, karena mencari sahabat (sejati) sangatlah sulit, adapun meninggalkan sahabat perkara yang mudah”

    “Siapa yang tulus menjalin persaudaraan dengan sahabatnya maka ia akan menerima kesalahan-kesalahannya, mengisi kekurangannya, dan memaafkan ketergelincirannya”

    “Barangsiapa yang menyebarkan namimah (mengadu domba) kepadamu maka ia akan bernamimah tentangmu. Barangsiapa yang menukilkan kejelekan orang lain kepadamu, maka ia akan menukilkan kejelekanmu (kepada orang lain)”

    Artinya jika ada seseorang berbuat namimah dihadapanmu atau mengghibahi saudaramu dihadapanmu maka berhati-hatilah, karena bisa jadi engkau adalah korban berikutnya…karenanya janganlah merasa aman bergaul dengannya.

    sumber: http://www.facebook.com/firanda.andirja

    ====================

    cerpen cinta , kumpulan cerpen cinta islami , koleksi cerpen cinta asmara , cerpen cinta romantis , cerpen cinta yang indah , cerpen cinta menyentuh hati , cerpen cinta mengharukan , cerpen cinta nyata , cerpen cinta yang sangat menarik , cerpen cinta religi , cerpen religi , cerpen cinta mualaf , cerpen cinta islam , cerpen cinta penyejuk hati , cerpen cinta remaja , cerpen cinta dewasa , cerpen cinta ikhwan akhwat , cerpen cinta muslim , cerpen cinta , cerpen inspirasi cinta , cerpen motivasi cinta , cerpen kehidupan , cerpen dakwah , cerpen gokil , cerpen motivasi hidup , cerpen inspirasi hidup , cerpen kehidupan cinta manusia

    ====================

    8 Cara Mengobati Patah Hati

    Anak-anak remaja sekarang, pasti rentan dengan yang namanya ‘Jatuh Cinta’. Kayanya gak ada deh!! Remaja yang belum merasakan yang namanya jatuh cinta. Apa lagi cewek, cewek tuh cenderung lebih mudah buat ngerasain yang namanya jatuh cinta. Nah, kalo dah jatuh cinta! Lupa sama semuanya, sama kerjaan rumah, sama teman, sama tugas sekolah, bahkan ada juga yang sampai lupa ma Allah (Naudzubillah min dzalik, jangan sampe ya!). Mereka ngerasa dunia cuma milik berdua, cie!!

    Tapi, kalo ternyata cowok yang ditaksirnya itu dah punya cewe atau dia gak suka sama kita. Ehm…pasti deh!! Kita bakal nangis gak karuan, rasanya hati tuh hancur berkeping-keping. Mau tahu caranya mengobati patah hati? Niy dia 8 cara mengobati patah hati:

    1.Berhenti memikirkan si dia, don’t be alone!

    Jangan buang-buang waktu memikirkan seseorang yang saat ini kemungkinan besar sedang berbahagia bersama orang lain, dan sama sekali tidak memikirkanmu

    Alihkan pikiran dan fokusmu kepada hal lain. Ujian yang di depan mata, misalnya. Sediakan dirimu 100 persen untuk siap men-support keluargamu: papa, mama, kakak, atau adikmu.Habiskan lebih banyak waktu dengan teman-teman. Sebisa mungkin lawan keinginan untuk bersendirian yang akan membuatmu lebih nelangsa.

    2. Singkirkan semua kenangan

    Jangan simpan kartu ucapan, hadiah-hadiah (kecuali kalau mahal kali ya, dibuang sayang… di jual aja kali ya? Hehehe), apalagi fotomu berdua si dia. Singkirkan. Terserah untuk sementara waktu atau dibuang hingga hilang dari hidupmu selamanya.

    Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.

    Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.

    3.Pikirkan kekurangannya!

    Jika sekali-kali terlintas kenangan betapa baiknya dia, betapa manisnya, betapa perhatiaannya… stop! Hentikan pemikiran yang membuatmu semakin merasa sedih karena kehilangan dia.

    Sebaliknya pikirkan kekurangan-kekurangannya. Saat dia memperlakukanmu dengan tidak baik, mungkin bersikap cuek padamu di depan teman-temannya, atau saat kamu sakit dan dia tidak peduli. Atau sikapnya yang kurang santun terhadap keluargamu. Lihat juga bagaimana tidak berperasaannya dia ketika memutuskan hubungan denganmu. Apalagi jika ternyata alasannya adalah karena menemukan cewek lain yang lebih oke. O-ow… C’mon Galz, kamu layak mendapatkan yang lebih baik.

    Kumpulkan kekurangan-kekurangannya yang lain. Apakah dia tidak berprestasi di sekolah? Apakah dia lebih memedulikan teman-teman genknya dari pada kamu? Apakah dia tidak memiliki tujuan dalam hidup? Cita-cita? Malas? Cepat menyerah? Tidak punya keberanian? Apakah dia pernah meminum alcohol atau bahkan pemakai drugs? Ugh…

    Garis bawahi satu hal: This is not my loss…it’s his! Bukan kamu yang rugi dengan selesainya hubungan kalian, tetapi dia.

    4.Bergeraklah…do it something!

    Bergerak, jangan diam. Lakukan sesuatu, jangan melamun.Dalam keadaan diam dan melamun , kesedihan akan terasa berlipat-lipat. Jadi, buang rasa enggan, dan hupp… bangkit deh dari tempat tidur, dan lakukan sesuatu. Mungkin membenahi kamarmu. Atau beres-beres rumah. Menata ulang ruang tamu atau ruang makan. Mungkin juga merapikan kebun kecil di depan rumahmu (pastikan kebun milik sendiri yang kamu kutak-kutik, jangan kebun orang, hehehe)

    Balas surat-surat dari teman. Selesaikan kewajiban-kewajiban yang selama ini tertunda. Susun ulang album fotomu. Bongkar koleksi pakaianmu di lemari. Atau barang-barang lama yang nyaris tidak pernah dipakai lagi. Kamu bisa juga hubungi teman-teman dan ajak mereka mengumpulkan barang-barang tidak terpakai. Kenapa nggak membuat bazar sosial dari benda-benda bekas yang terkumpul itu? Dananya bisa kamu sumbangkan kepada anak-anak yatim, atau mereka yang membutuhkan. Yakin deh, berbuat baik bagi orang lain, akan membuat perasaanmu menjadi lebih baik.

    5.Lakukan hal-hal yang nggak kamu banget!

    Coba deh melakukan beberapa hal yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Entah karena nggak terpikir, entah karena kamu malu dan nggak berani. Misalnya saja, kenapa nggak ajak teman baikmu karaokean bareng. Nggak perlu ke klub karaoke, cukup dirumah aja. Sebelumnya bisa minta maaf sama nyokap, bokap, adik, kakak, kalau hari ini mereka harus mendengar suaramu lebih dari biasanya. Putar CD-CD nasyeed pilihan. Atau beli VCD senam yang kamu bisa ikuti gerakannya.

    Kalau kamu suka masak, kenapa nggak mencoba resep dari koran atau majalah dan bereksperimen di dapur. Melakukan hal-hal yang kamu nggak sukai akan memeras banyak pikiranmu, dan membuatmu sibuk, ketimbang melakukan hal-hal yang kamu sukai. Meski keduanya boleh dicoba. Apa pun yang bisa membuat perasaanmu lebih baik.

    6.Jika kamu terlalu sedih…..

    Jika kamu terlalu sedih, kamu boleh menangis, menulis puisi atau diary berlembar-lembar. Tapi berjanjilah satu hal…kasih deadline untuk kesedihanmu. Tiga harikah atau seminggukah. Jangan lebih dari itu. Kalau perlu buat hukuman jika kamu larut dalam kesedihan melebihi kontrak yang sudah kamu buat dengan dirimu sendiri.

    7.JANGAN!!!

    Sesedih apa pun itu, jangan melakukan hal-hal yang merusak dirimu sendiri. Rugi banget. Kamu korban dan nggak perlu menjadi lebih parah. Percayalah, menyakiti diri sendiri apalagi jika berusaha bunuh diri tidak akan membuat dia kembali padamu. Sikap ini justru akan membuat sedih orang-orang yang sungguh sayang dan mencintaimu. Ingat, mereka bukanlah pihak yang harus kamu hukum dengan keputusan nekadmu!

    8.Kembali kepada Dia

    “Ketika kamu terlalu sedih, ketika kamu tidak sanggup bangkit, ketika kamu merasa tidak punya siapa-siapa… kamu sebenarnya tidak pernah sendirian. Ada Allah. Dia yang siap memelukmu dalam kasih yang sesungguhnya. Dalam cinta yang jauh lebih besar dari yang bisa diberikan seseorang.”

    Kenapa nggak jadikan momen patah hatimu sebagai bentuk hijrah dan pendekatan kembali kepada Sang Pencipta? Dia yang seumur hidupmu tidak pernah meninggalkanmu sedikit pun. Dia yang kepadaNya kamu sudah banyak melakukan kesalahan.

    Gunakan salat dan ibadah sebagai momen menenangkan diri. Sesungguhnya hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Jangan pernah kehilangan kepercayaan kepadaNya. Terima apa yang terjadi dengan ikhlas. Mudah-mudahan Allah memaafkan kesalahanmu, dan memberi ganti sosok yang lebih baik. Pada waktunya nanti. InsyaAllah.

    Sedikit tips di atas mudah-mudahan membantu ya untuk mengatasi patah hati dan nggak lagi terjebak olehnya.

    Cheer up, Galz! (Sumber: Galz, Please Don’t Cry, Asma Nadia, dkk.)

    http://www.voa-islam.com/teenage/young-spirit/2009/08/26/849/8-cara-mengobati-patah-hati/

    ====================

    drama cinta , kumpulan drama cinta islami , koleksi drama cinta asmara , drama cinta romantis , drama cinta yang indah , drama cinta menyentuh hati , drama cinta mengharukan , drama cinta nyata , drama cinta yang sangat menarik , drama cinta religi , drama religi , drama cinta mualaf , drama cinta islam , drama cinta penyejuk hati , drama cinta remaja , drama cinta dewasa , drama cinta ikhwan akhwat , drama cinta muslim , drama cinta , drama inspirasi cinta , drama motivasi cinta , drama kehidupan , drama dakwah , drama gokil , drama motivasi hidup , drama inspirasi hidup , drama kehidupan cinta manusia

    ====================

    Atas Nama HAM, Izinkan Aku Pamer Aurat…!

    By: Yulianna PS
    Penulis Cerpen “Hidayah Pelipur Cinta”

    Judul artikel ini gambaran dari generasi yang sakit akibat ulah manusia perusak moral yang melumuri zaman dengan kenistaan.

    Pada zaman dahulu, wanita Indonesia identik dengan sifat malu. Mereka malu memakai busana minim dan malu berinteraksi dengan kaum Adam yang bukan mahram. Kaum hawa masa lalu bersikap sesuai etika ketimuran, yang menjaga sikap terhadap laki-laki, bukan karena jaim alias jaga imej, tetapi karena memang ada rasa malu menyelinap di dalam diri mereka.

    Hari ini, manusia telah mengubah zaman, di mana para wanita dijadikan sebuah boneka. “Atas nama HAM, izinkan saya pamer aurat,” begitulah gambaran yang tepat aspirasi para wanita kebanyakan.

    Atas nama kebebasan, wanita Indonesia tidak malu-malu melucuti busana di tempat umum agar disebut modern seperti wanita barat. Melalui dunia hiburan, propaganda barat telah sukses memalingkan muslimah Indonesia berkiblat kepada jurang kehancuran.

    Barat berhasil menipu dunia, utamanya Indonesia. Di negara barat dan kroni-kroninya, wanita yang berani –maaf– telanjang di dunia akting merupakan kebanggaan, kategori wanita seperti ini bagi mereka layak menerima penghargaan bergengsi. Ironinya, Indonesia merupakan negara yang latah mengikuti budaya mereka. Budaya yang menjauhkan muslimah dari agamanya.

    “Atas nama HAM, izinkan saya pamer aurat.” Pesan inilah yang membuat undang-undang pornografi dan pornoaksi mandul di negara kita. Walaupun jutaan umat mendukung, tidak akan aspirasi ini menjadi kenyataan. Faktanya dunia hiburan berupa media cetak dan elektronik semakin liar dan berani mengekspos aksi rendahan wanita.

    Pelecehan terhadap wanita dengan kedok seni, mendorong wanita bangga memamerkan aurat. Aksi seronok yang pantas dilakukan wanita tuna susila, kini telah di lakukan oleh wanita penjaja akting. Generasi muda menjadi korban, ikut-ikutan bertindak seperti wanita penjaja akting, rusaklah negara, akibat tidak mampu mendidik wanita.

    Islam Memuliakan Wanita

    Islam sangat menghargai wanita, menjaga agar martabat wanita terangkat, bukan rendah layaknya sampah, atau menjadi boneka para manusia rakus. Apa artinya sebuah pamor, jika di dalamnya memaksa wanita merusak derajat dan martabatnya di hadapan masyarakat luas. Apa pula artinya ketenaran, jika di dalamnya menyuruh wanita bertindak melanggar norma-norma agama.

    Bahagialah para wanita muslimah, ketika anak-anak, dalam lindungan keluarga, ketika beranjak dewasa atau baligh, diperintahkan menutup aurat, sebagai bentuk ketakwaan pada Allah sang Maha Pencipta. Dalam hijab, bukan hanya sekedar menutup aurat, tetapi merupakan cirri khas muslimah yang mudah terdeteksi identitas kemuslimahannya, hal ini sesuai firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 59:

    “Hai Nabi, katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

    Ketika telah beranjak dewasa dan hendak menikah, wanita islam diperbolehkan memilih tanpa paksaan, mereka diperlakukan istimewa, dipilihkan lelaki baik yang menjaga kehormatan. Ia juga mempunyai hak meminta mahar (mas kawin) dan boleh membelanjakannya sesuka hati. Sungguh menyenangkan menjadi muslimah, ia tidak takut kekurangan cinta dan kasih sayang. Ia adalah saudara bagi muslim yang lainnya, sehingga jika ada gangguan dari orang jahil, maka kehormatannya wajib dibela.

    Ketika telah menjadi seorang Ibu, kemuliaan wanita bertambah. Ia menjadi pembuka ridha surga Allah bagi anak-anaknya. Doa bagi anaknya tidak meleset. Islam memudahkan wanita yang berstatus Ibu, ia berhak mendapat nafkah dari suami. Dan baginya tidak ada kewajiban bersusah payah mencari makan. Baginya merupakan kehormatan, ketika kewajiban di dalam rumah diserukan, dengan tetap di dalam rumah akan terhindar dari sifat buruk berupa gossip, ghibah, foya-foya, dan sifat rendah yang mendatangkan madharat lainnya.

    Kemuliaan lainnya, semakin lanjut usia mereka semakin dihormati, semakin besar pula hak mereka dan semakin berlomba-lomba anak-anak dan kerabat dekatnya untuk berbuat yang terbaik kepada mereka, karena mereka telah selesai melakukan tugasnya, dan yang tersisa adalah kewajiban anak-anak, cucu, keluarga dan masyarakat terhadap mereka.

    Akhirnya, mewakili suara hati muslimah, penulis ingin mengatakan, ‘atas nama HAM, izinkan kami para wanita menutup aurat secara rapat’, atas nama HAM, jangan ganggu para muslimah dengan tuduhan miring yang mengait-ngaitkan dengan julukan teroris. Atas nama HAM, izinkan muslimah mendapatkan kebebasan berpakaian syar’i sesuai aturan syariat. [voa-islam.com]

    ====================

    artikel cinta , kumpulan artikel cinta islami , koleksi artikel cinta asmara , artikel cinta romantis , artikel cinta yang indah , artikel cinta menyentuh hati , artikel cinta mengharukan , artikel cinta nyata , artikel cinta yang sangat menarik , artikel cinta religi , artikel religi , artikel cinta mualaf , artikel cinta islam , artikel cinta penyejuk hati , artikel cinta remaja , artikel cinta dewasa , artikel cinta ikhwan akhwat , artikel cinta muslim , artikel cinta , artikel inspirasi cinta , artikel motivasi cinta , artikel kehidupan , artikel dakwah , artikel gokil , artikel motivasi hidup , artikel inspirasi hidup , artikel kehidupan cinta manusia

    ====================

    Kiat Menghilangkan Pikiran Kotor

    Muslim Muda….pikiran kotor alias piktor sering kali berkecamuk dalam pikiran kita. Tak bisa dipungkiri soalnya tayangan-tayangan di media begitu bebasnya mengekspresikan dirinya dengan dalil “ini bagian dari seni”

    Muslim Muda…lupa yah untuk tundukin pandangan? Gimana mau tundukin pandangan, melihat kebawah ada juga, kesamping ada lagi, kedepan lebih-lebih. So…apa solusinya??

    Berikut beberapa cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
    berikut:

    Pertama,
    Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.

    Kedua,
    Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.

    Ketiga,
    Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.

    Keempat,
    Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.

    Kelima,
    Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.

    Keenam,
    Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis,

    wallahu a’lam.
    Artikel http://www.konsultasisyariah.com

    ====================

    novel cinta , kumpulan novel cinta islami , koleksi novel cinta asmara , novel cinta romantis , novel cinta yang indah , novel cinta menyentuh hati , novel cinta mengharukan , novel cinta nyata , novel cinta yang sangat menarik , novel cinta religi , novel religi , novel cinta mualaf , novel cinta islam , novel cinta penyejuk hati , novel cinta remaja , novel cinta dewasa , novel cinta ikhwan akhwat , novel cinta muslim , novel cinta , novel inspirasi cinta , novel motivasi cinta , novel kehidupan , novel dakwah , novel gokil , novel motivasi hidup , novel inspirasi hidup , novel kehidupan cinta manusia

    ====================

    SMS DAKWAH ISLAMI – KUMPULAN SMS DAKWAH ISLAMI – SMS-SMS ISLAMI

    Barangkali kita menolong orang lain dengan harapan orang tersebut akan membalas kebaikan kita, sehingga ketika orang yg sudah kita tolong tidak membalas kebaikan kita atau malahan menyakiti kita, dada kita akan terasa sempit. Bagaimana obatnya ? Jangan pernah merasa sebagai orang yg paling berjasa terhadap orang lain. Hendaklah kita tidak menuntut terima kasih atas kebaikan yang dilakukan, kecuali mengharapkan balasan dari Allah. Dan hendaklah kita mengetahui bahwa amal yang kita lakukan, pada hakekatnya merupakan muamalah (jalinan) dengan Allah, sehingga tidak mempedulikan terima kasih dari orang terhadap apa yang kita berikan kepadanya.

    “Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan darimu dan tidak pula ucapan terima kasih”. (QS. Al-Insan:9).

    Semoga kita dijauhkan dari penyakit hati dan selalu dilapangkan dada2 kita semua….

    http://www.facebook.com/pages/Mengenal-Allah-Azza-Wa-Jalla/116906225006847

    ==========================

    Pemuda yang istiqamah (baik akhlaknya) adalah pemuda yang beriman (kepada Allah Ta’ala) dalam arti yang sebenarnya, dia meyakini agama Islam, mencintai, merasa cukup dan bangga dengannya. Mengamalkan Islam merupakan target utamanya, dan lalai dari agama merupakan kerugian yang nyata baginya. Dia adalah pemuda yang selalu beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agamanya bagi-Nya semata-mata dan tidak ada sekutu baginya. Pemuda yang selalu meneladani Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam dalam (semua) ucapan dan perbuatannya, karena dia meyakini beliau sebagai utusan Allah dan panutan yang (harus) diteladani. Pemuda yang mendirikan shalat secara sempurna sesuai dengan kemampuannya, karena dia yakin bahwa shalat memiliki banyak manfaat dan kebaikan dalam agama maupun dunia, bagi diri pribadi dan masyarakat.

    http://manisnyaiman.com/problematika-remaja-dan-solusinya/

    ====================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s